DaerahLampung

Warga Binaan Lapas Kalianda Bangun Galeri di Kebun Edukasi

LAMPUNG SELATAN – MADISTA.CO – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kalianda membangun stan/galeri di Kebun Efukasi yang digagas bupati Lampung Selatan (Lamsel), Senin (5/4/2021).

Pembangunan stan warga binaan di Kebun Edukasi bertujuan menampilkan karya sehingga dilihat dan dinikmati pengunjung yang datang.

Menurut Pengawas dari Lapas, Panuju warga binaan yang bekerja di kebun iti telah melalui proses cleaning secara berjenjang yang di antaranya telah melewati 2/3 dari masa tahan dan berkelakuan baik.

“Kami mulai bekerja hari ini, warga binaan yang kami perbantukan delapan orang, mereka telah melewati proses cleaning dan berkelakuan baik, sehingga kami beri kepercayaan untuk bekerja di luar lingkungan Lapas,” katanya.

“Tentu saja prosedur dan protap pegawalan tetap kami jalankan,” kata dia.

Kepala Lapas Kelas II A Kalianda, Tetra Destorie yang dihubungi melalui telpon mengatakan, warga binaan yang berkerja di tersebut merupakan hasil komunikasi dengan pemerintah daerah.

“Itu hasil komunikasi kami dengan pemerintah daerah melalui pak bupati, yang kaitannya dengan pak bupati berharap adanya hasil karya warga binaan untuk bisa di monumenkan di lokasi kebun edukasi,” ujarnya.

“Menyambut hal itu, kami lapor kepada pimpinan yang juga disambut baik, maka kami segera kerjakan. Mengingat potensi mereka cukup banyak, saya yakin jika diberi kesempatan kedua mereka (warga binaan) bisa lebih baik,” katanya.

Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto menyambut baik apa yang dikerjaakan warga binaan dan berharap warga binaan tersebut membuat karya yang bisa ditampilkan dan dinikmati masyarakat luas.

“Ini yang diharapkan, saudara-saudara kita dari warga binaan Lapas Kalianda dapat memberikan suatu karya dari potensi/bakat masing-masing,” ujarnya.

“Mudah-mudahan ke dapan mereka mempunyai suatu keyakinan dengan karya mereka diterima masyarkat dan masyarkat juga menerima mereka dengan baik. Sehingga mereka tidak merasa terkucilkan, yang membuat mereka tertekan dapat mengulangi perbuatannya,” katanya. (ril)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button