DaerahLampung

Wabup Lamtm Bahas Soal Pesta Pernikahan

SUKADANA – MADISTA.CO – Wakil Bupati (Wabup)Lampung Timur, Azwar Hadi pimpin Rapat Pembahasan Penyempurnaan Instruksi Bupati Nomor : 360/154/31-SK/IV/2021 tentang Pesta Pernikahan, Rabu (19/5/2021).

Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Setdakab Lampung Timur (Lamtim) tersebut dihadiri, Dandim 0429, Letkol Kav Muhamad Darwis, Kapolres, AKBP Wawan Setiawan, Kepala Kejaksaan Negeri, Ana Marlina, Sekertaris Daerah Kabupaten, M.Yusuf,

Para Asisten,OPD, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Ketut Sukerta, Kepala Satpol PP, Ahmad Badrullah, Kepala Kantor Kementrian Agama Indra Jaya, Ketua PWI Effendi, Ketua Forum Camat K
Sadarudin, Ketua APDESI, Guna Wijaya serta Kepala Bagian Hukum Kabupaten Lampung Timur, Sudarli.

Azwar Hadi mengatakan. rapat tersebut ingin menyempurnakan instruksi Bupati Lampung Timur terkait pesta pernikanahan.

“Seperti yang kita lihat sekarang ini sudah banyak warga yang mengadakan hajatan, jadi mari kita bahas satu per satu dan harus jelas dari kata per kata sehingga kita dapat memberikan hasil yang terbaik. Saya harap semua dapat memberikan masukan – masukan guna menyempurnakan instruksi inu,” katanya.

Menanggapi hal tersebut Letkol Kav Muhammad Darwis menyampaikan akan mengevaluasi hasil PPKM terlebih dahulu.

“Pertama – tama kami akan evaluasi terlebih dahulu PPKM yang kemarin. Kami lihat terlebih dahulu hasilnya baru kami dapat menyimpulkan serta memberi masukan, keramaian atapun pesta memang menjadi buah simalakama bagi setiap pimpinan daerah tetapi setiap tetap melaksanakan pesta tanpa protokol kesehatan maka kami harus tekankan tentang prokes dan batasan kepada masyarakat.” katanya.

Menindaklanjuti hal tersebut AKBP Wawan Setiawan mengatakan PPKM akan diperpanjang karena wilayah Sumatera mengalami kenaikan angka Covid-19 serta meminta kepada PPKM agar ada evaluasi perkembangan dan dilaporkan kepada pimpinan.

“Seperti kita lihat sampai saat ini hanya ada pertambahan Covid-19 dan tidak ada tracingnya seharusnya tracing itu ada serta dilampirkan dan dilaporkan pada pimpinan, PPKM perlu kerja sama dari kita semua jadi dapat berjalan jangan hanya pengisian posko saja selain itu kegiatan masyarakat harus dibatasi hentikan seluruhnya atau dikurangi, instruksi ini harus dijelaskan secara rinci agar masyarakat paham karena aturan zona merah dan orange tidak ada kegiatan,” ujarnya. (ril/oz)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button