DaerahLampung

Wabup Lamsel Hadiri Adat Anjau Silau Saibatin Marga Dantaran

LAMPUNG SELATAN – MADISTA.CO – Wakil Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Pandu Kesuma Dewangsa, hadiri Anjau Silaw (silaturahmi) Marga Dantaran, di Dusun Kenyayan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, kemarin

Anjau Silau merupakan kegiatan rutin adat saibatin marga dantaran yang bertujuan menjalin silaturahmi demi mempererat hubungan kekeluargaan yang saat ini marga dantaran tersebar di empat kecamatan di Lamsel yakni, Kecamatan Penengahan, Bakauheni, Ketapang, dan Kecamatan Sragi.

Ahmad Fajirin merupakan penerus saibatin markhga dantaran pangeran naga beringsang V.

Hadir pada acara di kediaman Ahmad Yusuf (khadin makuta), Anggota DPRD Prov. Lampung Fraksi Demokrat Wahrul SIlalahi, Anggota DPRD Prov. Lampung, Fitani Hasan, Anggota DPRD Fraksi PDIP, Sadide, General Manager PT. ASDP, Capt. Solikin, para pejabat struktural Pemkab Lamsel, Uspika Bakauheni, para paksi tiyuh, paksi deduk, paksi Kenyayan, paksi Khuguk Sumokh, dan petinggi adat marga dantaran.

Pandu Kesuma Dewangsa mengaku terharu dengan penyambutan yang luar biasa.

“Saya bangga hadir di tengah-tengah segeri suku atau petinggi sdat marga dantaran dalam prosesi Anjaw Silaw yang sakral ini. Semoga kehadiran saya beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan memberikan motivasi dalam bentuk dukungan bagi seluruh warga adat marga dantaran dalam menjalankan dan mensukseskan kegiatan,” ujarnya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pangeran naga bringsang V dan para petinggi adat marga dantaran, atas pengangkatan saya menjadi kerabat dalam adat sai batin marga dantaran. Prosesi Anjaw Silaw atau bisa kita sebut dengan silaturrahmi adat merupakan kekayaan budaya masyarakat Lampung Selatan yang harus tetap terjaga kelestariannya di tengah maraknya budaya asing,” kata dia.

Pandu mengatakan untuk terus menjujung dan melestarikan adat.

“In sya Allah dengan menjunjung tinggi adat dan budaya, nilai serta norma hidup sebagai makhluk sosial atau pi’il pesenggiri bisa kita jaga,” tuturnya.

Sementara, Pangeran Naga Beringsang V, Ahmad Fajirin mengatakan Anjau Silau sangat sakral dan bersejarah.

Menurutnya simbol kebesaran adat Lampung Marga Dantaran akan ditunjukkan di seluruh wilayah marga dantaran sebagai tanda persatuan dan kesatuan juga sebagai bentuk sinergitas antarkerabat marga dantaran.

“Anjau Silau ini sangat sakral dan bersejarah mulai jak lapahan dipayungi didampingi hulubalang minak kerabat sampai disambut tari lampung dan pencak lampung menurut saya itu semua mebuat saya terharu untuk itu saya ucapkan terimakasih,” ucapnya.

“Saya berharap ke depan simbol-simbol kebesaran adat lampung marga dantaran dapat tersebar diseluruh wilayah marga dantaran sebagai bentuk sinergitas antara kerabat marga dantaran,” Ujarnya.

Acara yang dilakukan dengan mematuhi Potokol Kesehatan Covid-19 itu dilanjutkan dengan prosesi penyerahan hanuang bani oleh Saibatin Marga Dadaran Pangeran Naga Beringsang V kepada general manajar PT ASDP, SMI general manager PT BBJ serta anggota DPRD Prov. Lampung Fraksi Demokrat sebagai kerabat marga dantaran. (ril)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button