DaerahLampung

Pringsewu Layak Punya SMK Perikanan dan Pariwisata

PRINGSEWU – MADISTA.CO – Berdasarjan potensi, Kabupaten Pringsewu, Lampung sudah layak punya Sekolah Menengah Kejuruan (SNK) Perikanan dan Pariwisata.

Pringsewu selain merupakan sentra ikan air tawar juga ditopang potensi sumber daya alam dan wisata yang memadai.

Pringsewu merupakan sentra ikan hias dan ikan air tawar olahan. Serta banyak bermunculan destinasi wisata, ujar Wakil Bupati Pringsewu Fauzi.

Menurut dia saat diskusi antara Pemkab Pringsewu dengan Asistensi Penelitian dari Tim ITB terkait perikanan dan pariwisata, di ruang Rapat Pemkab setempat, kemarin, yang paling layak yakni SMK di Kecamatan Pagelaran untuk Jurusan Perikanan sebab di Pagelaran merupakan daerah sentra air tawar.

Selanjut merambah ke SMK kecamatan lainnya juga diadakan jurusan Pariwisata

Bila perlu tahun ajaran baru mendatang sudah ada SMK yang merealisasikan kedua program jurusan tersebut, katanya.

Fauzi meminta dinas terkait berkoordinasi dengan kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II (meliputi Kabupaten Tanggamus, Pringsewu dan Pesawaran).

Segera berkoordinasi, ke kacabdin wilayah II minta arahan dan petunjuknya, ujar dia.

Dia mengatakan, SMK Perikanan dan Pariwisata di Kabupaten Pringsewu prospeknya bakal menunjang. Sebab bagi pelajar yang lulus SMK itu bisa langsung berkarya dan bekerja.

Program ke depan bisa melakukan jajakan kerja sama (MoU) dengan perguruan-perguruan tinggi, kata Fauzi.

Sementara Kepala Dinas Perikanan Pringsewu Debi Herdian siap melaksanakan program tersebut dengan terlebih dulu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Saya akan koordinasi dengan pihak terkait sial Kejuruan Perikanan pada SMK kususnya,” ujarnya.

Dia mengatakan, di Kabupaten Pringsewu pemanfaatan pengelolaan ikan air tawar ada 519,35 hektare terdiri 45 embung dan 19 sungai.

Untuk tahun 2020 produksi ikan air tawar mencapai 11.819 ton, budidaya 11.777 ton, penangkapan 42,30 ton.

Untuk Angka Konsumsi Ikan (AKI) : 27,75 kg/kap/tahun, kata dia.

Sedang Ridwan dari Tim Penelitian ITB, merespon positif diadakannya jurusan Perikanan dan Pariwisata tersebut karena ditunjang sumber daya alam yang memadai.

Menurutnya, kondisi geografis di Pringsewu sangat mendukung, baik SDA maupun SDM.

“Saya sangat mendukung dan dipastikan bisa lebih maju berkembang dan membuka peluang pekerja pada lulusan SMK tersebut. Muaranya mensejahterakan masyarakat,” katanya.

Nampak hadir pada diskusi itu Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Malian Ayub, Ekobang Maskur Hasan, Kadis Perikanan Debi Hardian, Kadis Pariwisata Jahron dan Kadiskominfo Samsir Kasyim. (ade)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button