Bandar LampungBusinessDaerahLampung

Pemkot Bandar Lampung-Bank Mandiri Teken MoU Pinjaman Tanpa Bunga bagi UMKM

Bandar Lampung, Madista.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Mandiri untuk menyalurkan bantuan pinjaman tanpa bunga bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Untuk UMKM yang ada di Bandar Lampung, alhamdulillah, kami sudah penandatanganan MoU dengan Bank Mandiri, pinjaman tanpa bunga,” kata Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, saat dimintai keterangan, Rabu (8/9/2021) sore.

Ia berharap dengan adanya kerja sama ini UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 dapat bertahan dan bangkit kembali sehingga perekonomian dapat kembali lagi.

Ia mengatakan, pemerintah pusat, melalui Kementerian Koperasi dan UKM, juga akan membantu ke pelaku UMKM yang tergabung di dalam empat koperasi yang menjadi binaan Pemkot Bandar Lampung.

Keempat koperasi binaan Pemkot Bandar Lampung yaitu Koperasi Produsen Tapis Sikep, Koperasi Produsen Sulam Usus Agow, Koperasi Produsen Sentra Kopi, dan Koperasi Produsen Keripik Pisang Bangek.

Empat koperasi itu mudah-mudahan bisa merangkul semua UMKM-UMKM yang ada di Bandar Lampung. Menteri Koperasi dan UKM juga mendorong Pemkot untuk mendirikan sentra-sentra UMKM, kata dia.

Dia mengatakan, pemkot berencana membuat rest area untuk pelaku UMKM menawarkan produk-produk mereka.

“Kami akan punya rest area untuk UMKM di Bandar Lampung yang buka Sabtu-Minggu, dari area parkiran Rumah Dinas Wali Kota sampai Stasiun RRI, kata dia.

Pelaku UMKM yang akan mendapatkan bantuan pinjaman modal tanpa bunga dari Bank Mandiri adalah warga Kota Bandar Lampung dan tidak sedang melakukan pinjaman modal di bank lain.

“Nanti kami lihat, kalau sudah ada hubungan dengan bank lain seperti BNI dan BRI, tidak bisa pinjam lagi di Mandiri. Tapi kalau mereka selesaikan dulu (pinjaman) baru bisa nanti ke Bank Mandiri,” tutur dia.

Head Area PT Bank Mandiri Lampung, Yunus Mulia mengatakan, mendukung penuh program Pemkot Bandar Lampung.

Dia mengatakan, tidak menargetkan jumlah UMKM yang akan mendapatkan bantuan namun mereka tetap akan diseleksi terlebih dahulu sebagaimana kesepakatan yang berlaku sebelum menyalurkannya.

Pemerintah menyiapkan dana Rp30 triliun untuk program kredit usaha rakyat (KUR) dalam meningkatkan akses pembiayaan UMKM di seluruh Indonesia, sebagaimana yang disampaikan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki tadi, Tinggal serapannya di daerah masing-masing.

Dari sisi angka, pemerintah selalu menyalurkan 70 persen itu KUR, yang sangat bermanfaat bagi masyarakat saat ini, katanya. (nov)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button