DaerahLampung

Bupati Lamsel Berharap Aparatur Desa Berinovasi

LAMPUNG SELATAN – MADISTA.CO – Bupati Lampung Selatan (Lamsel) meminta sinergitas perangkat daerah melahirkan berbagai inovasi di bidang tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan bidang lainnya sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Menurut Nanang Ermanto saat silaturahmi dengan para operator dan pendamping pengisian aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID), di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Selasa (22/6/2021), inovasi ini menjadi penilaian pemerintah pusat.

‘Jika inovasi kami baik, maka bisa mendapatkan DID (Dana Insentif Daerah) dan DAK (Dana Alokasi Khusus). Kan bisa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Nanang berharap, kerja keras dan kesungguhan dari operator disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan pengisian berbagai indikator inovasi yang ada di aplikasi Indeks Inovasi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ini kan kegiatan rutin yang setiap tahun dilaksanakan. Jadi mulai sekarang saya minta rubah pola pikir dan pola kerjanya. Satukan visi dan misi untuk mencapai apa yang kita inginkan. Agar Lampung Selatan lebih bergerak maju lagi,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah, inovasi yang ada disetiap OPD akan dinilai dan diberikan reward berupa uang dan piagam.

Selain itu, untuk menunjang kinerja para operator tersebut, Nanang berjanji akan memberikan insentif yang disesuaikan.

Jika anggaran memungkinkan dan tersedia, khusus bagi operator akan diberikan honorium melalui APBD Perubahan 2021 yang besarannya disesuaikan, kata Nanang.

Sementara, Kepala Balitbang Lampung Selatan, Syahlani mengatakan, penilaian Indeks Inovasi Daerah penilaian berbasis inovasi daerah yang telah berhasil dilakukan pemerintah daerah baik dari aspek input, proses, output, dan outcome.

Syahlani mengatakan, sosialisasi terkait pengisian aplikasi Indeks Inovasi Daerah telah dilaksanakan pihaknya pada 16-17 Juni 2021 yang diikuti 47 OPD dan Bagian.

“Pelaksanaan pengisian ini kami harapkan sudah terserap semua tanggal 23 Juli bulan depan. Kami harus tahu OPD mana yang sudah mengisi form terkait inovasi yang ada. Dan ini saya harapkan menjadi catatan masing-masing OPD,” kata Syahlani.

Syahlani berharap, masing-masing OPD segera menyampaikan nama-nama operator ke Balitbang paling lambat tanggal 23 Juni 2021. Mengingat akan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Bupati Lampung Selatan.

“Apabila ragu-ragu atau ada perubahan nama operator tolong segera sampaikan. Karena akan kami tuangkan dalam SK Bupati. Kedua, kita juga akan terbitkan SK Tim Evalasi. Tugas tim ini untuk membahas dan mengevaluasi kelemahan dan kekurangan inovasi yang telah disampaikan. Nanti kami rumuskan,” katanya.

Hadir dalam acara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta para pejabat utama dan kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Lampung Selatan. (ril)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button